Tampilkan postingan dengan label AFS/YES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFS/YES. Tampilkan semua postingan

Rabu, Maret 23, 2011

Seleksi pertukaran pelajar AFS/YES/JENESYS 2012-2013 :D

Guys! Nggak kerasa udah seleksi lagi! I'm excited, wuuuhuuuuu :D
Well, anyway. For you who are still in sophomore (kelas 10 SMA) this is a thing that you have to try!
I copied this from Bina Antarbudaya website:

14 Maret-17 April 2011 Bina Antarbudaya Chapter Jakarta membuka pendaftaran seleksi program pertukaran pelajar ke  Amerika Serikat, Belgia, Belanda, Italia, Jepang, Jerman, Norwegia, Prancis, Swiss bagi siswa kelas 1 SMA/sederajat. Pendaftaran dibuka bagi kamu yang:
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Sehat Jasmani dan Rohani
  3. Siswa kelas 1 SMA / Sederajat  (saat pendaftaran pada bulan April 2011 )
  4. Aktif berkegiatan.
  5. Mengikuti dan lulus proses seleksi bertahap yang diadakan oleh Bina Antarbudaya.
  6. Mendapat izin dari orangtua dan sekolah
Tahun ini, formulir pendaftaran hanya tersedia secara online mulai tanggal 14 Maret - 17 April. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar sebagai proses seleksi:
1. Unduh / Download-lah:
2. Isilah formulir pendaftaran dengan mengacu kepada Dokumen dan Video Panduan Pengisian Formulir.Berikut beberapa contoh dokumen yang bisa menjadi acuan kamu:
3. Lengkapi formulir pendaftaran serta siapkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.
4. Serahkan 2 (dua) rangkap formulir yang telah diisi dan ditandatangani ke Sekretariat Chapter Jakarta. Tanda tangan yang tercantum harus asli (tidak boleh fotocopy) dan diserahkan dalam dua buah map biru Diamond.
5. Sebelum mengembalikan formulir, pastikan kamu telah memenuhi checklist yang terdapat di halaman terakhir formulir pendaftaran. Periksa kembali formulir dan dokumen yang dibutuhkan.  Jumlah dokumen yang diperlukan hanya seperti yang tercantum, tidak perlu dirangkap dua.
4.  Mohon pastikan agar hasil cetakan/ print-out terbaca dengan jelas. Tulisan tangan harus rapi dan bisa dibaca.
5. Formulir dikembalikan oleh siswa yang bersangkutan (tidak boleh diwakilkan) dengan membayar biaya pendaftaran Rp. 40.000,- di Jl. Limau No.22, Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12130, pada:
Sabtu dan Minggu tanggal 19, 20, 26, 27 Maret, 2, 3, 9,10, 16, dan 17 April
Pk. 10.00 - 16.00
(Pengembalian juga dibuka di SMAN 2 Tangerang Selatan, pada hari-hari yang akan diinformasikan selanjutnya)
6. Kamu baru resmi terdaftar sebagai peserta seleksi pendaftaran jika kamu sudah mengembalikan formulir dan mendapat Kartu Tanda Peserta Seleksi. Jadi jangan lupa mengembalikan formulirnya ya :) .
7. Hari terakhir pengembalian formulir adalah tanggal 17 April.
Kalau di sekolah kamu ada kakak-kakak returnee program AFS/YES/ Jenesys, kamu bisa menanyakan langsung perihal program ini kepada mereka. Namun jika sekolah kamu ingin didatangi untuk mendapatkan presentasi mengenai kegiatan program/ pendaftaran seleksi ini, kamu bisa meninggalkan komentar di situs ini atau menghubungi Kak Wendy di 081310107638.
Informasi mengenai program dan FAQ akan dibuat dalam posting berikutnya. Jika kamu bingung, kamu bisa bertanya ke Kak Abimantrana (08159659532) dan Kak Wendy (081310107638). Jangan SMS ya, menelepon saja agar penjelasannya bisa lebih menyeluruh. Mohon juga untuk menelepon pada jam kerja, ya.  Kak Wendy dan Kak Abi telah bersedia menyediakan waktu mereka di sela kegiatan perkuliahan dan pekerjaan mereka antara Pk. 09.00 - 19.00 (9 pagi - 7 malam)
The fun is actually on. Can't wait to meet you with your application :) !

FAQ
Hai semuanya. Tanggal 14 Maret - 17 April Chapter Jakarta membuka pendaftaran bagi siswa kelas X/1 SMA/ SMK/MA/sederajat boleh mendaftar untuk program pertukaran pelajar yang seru ini :) .  Mau tau lebih banyak tentang program ini? Semoga tanya-jawab ini bisa membantu ya.
1. Apa sih AFS dan Bina Antarbudaya? AFS adalah salah satu program pertukaran pelajar. Di Indonesia AFS punya rekan namanya Bina Antarbudaya yang setiap tahun memberangkatkan siswa SMA dari berbagai latar belakang budaya, ekonomi, etnis ke berbagai negara di dunia. Bina Antarbudaya berbasis relawan dengan 15 chapter di seluruh Indonesia: Banda Aceh, Medan, Padang, Palembang, Bogor, Bandung, Jakarta, Karawang, Semarang, Jogja, Malang, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Samarinda.
2. Siapa yang boleh mendaftar? Semua siswa yang duduk di kelas  X/1 SMA/ SMK/MA saat mendaftar boleh mengikuti seleksi. Kandidat akan dipilih melalui tiga tahap seleksi. Pendaftaran tidak dibuka untuk siswa kelas XI/2 SMA
3. Saya siswa akselerasi, boleh mendaftar? Boleh. Tapi  jangan lupa isi Surat Keterangan Akselerasi ya. Surat ini hanya untuk mereka yang saat ini sedang mengikuti program akselerasi, kalau kamu aksel waktu SMP tidak perlu melampirkan surat ini :) .
4.  Wah, susah ya pakai seleksi. Memang tahapannya apa saja? Setiap chapter akan melakukan rangkaian proses yang sama:
  • Pendaftaran
  • Seleksi Tahap I:  Pengetahuan Umum, Bahasa Inggris, dan Essay Bahasa Indonesia - 1 Mei 2011
  • Seleksi Tahap II: Wawancara Kepribadian dan English Interview - 29 Mei 2011
  • Seleksi Tahap III: Dinamika Kelompok - TBC
  • Tahap Nasional: Seleksi Berkas
  • Untuk Program YES tambahan Seleksi Nasional.
5. Musti rangking dong? Nilai raport dan performa akademis hanya menjadi salah satu elemen penilaian kami, tapi bukan satu-satunya. Tidak semua siswa yang rangking berhasil menjadi kandidat, tetapi semua yang menjadi kandidat pastinya berhasil menunjukkan mereka pintar dengan karakter mereka masing-masing.
6. Musti jago Bahasa Inggris dong? Kamu belum tentu ditempatkan di negara berbahasa Inggris, jadi kesempurnaan berbahasa Inggris bukan yang kami cari. Selama kamu bisa menunjukkan kamu bisa berkomunikasi (setidaknya) dengan keterbatasan bahasa yang ada, seharusnya tidak ada masalah. Menurut pengalaman di negara tujuan selain bahasa, akan ada halangan budaya, kebiasaan, dan lainnya. Jadi setidaknya kami bisa memulai dari yang paling sederhana, kan? :)
7. Program pertukaran pelajarnya ke mana saja? Kami ada 8 pilihan negara: Amerika Serikat, Jepang, Swiss, Jerman, Italia, Perancis, Norwegia, Belanda, dan Belgia. Untuk siswa akselerasi, pilihan negara hanya: Jerman, Jepang, Italia, Belgia, dan Belanda (referring ke Surat Pernyataan Akselerasi).  FYI, kamu boleh memberi rekomendasi negara pilihan kamu saat telah menjadi kandidat, tetapi penempatan kamu di mana tergantung keputusan Dewan Juri Nasional dan kuota setiap negara.
8. Memang berapa yang terpilih untuk berangkat? Kuota setiap tahun berbeda dan ini ditentukan banyak hal. Tetapi, jumlah siswa yang diberangkatkan dari seluruh Chapter untuk semua program ada di kisaran 80-100 siswa per tahunnya.
9. Tunggu, ini pasti ada biayanya dong? Bina Antarbudaya adalah program nirlaba yang bergerak di bidang pertukaran budaya. Kami memastikan, bahwa siswa/siswi yang kami kirim merupakan siswa/i terbaik yang terpilih melalui seleksi, tanpa memandang latar belakang ekonominya. Dan siswa Indonesia yang layak berangkat datang dari berbagai keadaan ekonomi. Untuk saat ini biaya yang perlu kamu pikirkan hanyalah biaya pendaftaran Rp. 40.000,-. Beranikan diri kamu untuk mendaftar dan fokuskan diri untuk melewati setiap tahapan seleksi. Kalau kamu memang kandidat yang layak untuk berangkat, kami akan berusaha semampu kami agar kamu bisa berangkat walaupun ada keterbatasan biaya. Selama ini kami juga mencarikan sponsor dan melakukan subsidi silang dengan kandidat yang secara ekonomi lebih mampu.
10. Ah, tetap saja musti bayar kan, saya tidak akan mampu! It breaks our heart to see if financial situation hinder you from applying, cause we will never know what you've got if you don't apply. Sekali lagi, ikuti tahapan seleksi dan tunjukkan kepada kami kamu layak berangkat. Kakak-kakak returnee yang sudah ada, datang dari berbagai keterbatasan ekonomi dan mereka berhasil menunjukkan kemampuan mereka dan akhirnya berangkat:). Seneng kan, kalau itu terjadi:).
11. Memangnya tidak ada beasiswa? Program Bina Antarbudaya pada dasarnya adalah program beasiswa yang terbagi menjadi beasiswa parsial/ penuh. Di host country, host family dan sekolah melakukannya dengan sukarela.Kami memiliki berbagai sponsor untuk membantu pendanaan program ini dan memastikan siswa Indonesia bisa mengalami pengalaman antarbudaya. Sponsor kami datang dari berbagai perusahaan, individu, pemerintahan negara tujuan, dll.
12. Beasiswa yang ada apa saja?
  • Program YES : disediakan oleh US State Department untuk negara dengan populasi muslim yang signifikan. Pemilihan dilakukan lewat seleksi di tingkat nasional bagi kandidat chapter yang telah dipilih.
  • Telkomsel School Community(TSC)-AFS Scholarship: kandidat nasional yang adalah anggota TSC akan diajukan untuk menerima beasiswa ini. Kamu bisa mendaftar sebagai TSC dengan:Ketik "SEKOLAH SCHOOL ID" dan kirim ke 4545 atau kirim identitas diri dan sekolah kamu melalui e-mail ke tsc@telkomsel.co.id
13. Apa saya bisa memilih lebih dari satu program? Bisa, seperti halnya pemilihan negara, kamu boleh memberikan rekomendasi program yang kamu inginkan, tetapi keputusan penempatan program bergantung kepada hasil tahapan seleksi dan rekomendasi tim juri. Program yang kami tawarkan di tahun ini:
  • AFS: Program pertukaran pelajar selama 11 bulan ke sembilan negara: Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Belanda, Swiss, Norwegia, Italia, Perancis, Belgia.Keberangkatan : Maret (Jepang) & Agustus / September (Eropa & A.S) ; Waktu Kedatangan:Februari(Jepang)  & Juli (tahun berikutnya)
  • The Kennedy-Lugar YES Program: Program beasiswa pertukaran pelajar dari US State Department bagi pelajar dari negara dengan populasi penduduk Muslim yang signifikan. Pelajar dari tingkat chapter akan melalui seleksi tambahan di tingkat nasional sebelum akhirnya terpilih dalam program ini. Selama 11 bulan siswa akan tinggal dan melalui kehidupan sebagai pelajar di berbagai negara bagian di Amerika Serikat dalam menjalani misi pemahaman budaya. Berangkat: Agustus, Kepulangan: Juli tahun berikutnya
  • JENESYS Year Program: Program beasiswa dari Pemerintah Jepang melalui AFS Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kerjasama antara masyarakat Jepang dengan negara-negara di Asia Pasifik. Berangkat: Maret, Kepulangan: Februari.
14. Saya tidak tinggal di Jakarta, apa saya masih bisa mendaftar? Ya, kamu bisa mendaftar ke chapter yang paling dekat dengan tempat tinggal kamu. Daftar chapter bisa kamu lihat di sini. Ingat, cari yang paling memudahkan kamu, karena selama proses pendaftaran hingga akhirnya terpilih sangat mungkin kamu diminta untuk datang ke chapter setempat. Kalau kamu merasa akses yang termudah adalah ke Jakarta, kamu boleh saja mendaftar di Chapter Jakarta. Tanggal pendaftaran di setiap chapter berbeda-beda, harap menghubungi chapter masing-masing secara langsung mengenai jadwal yang lebih akurat.
15. Lalu sekolah saya di sini? Kami akan meminta kamu untuk mengajukan cuti sekolah bila sudah mendapatkan penempatan. AFS adalah school based program, tetapi bukan academic oriented program. Kami meminta setiap exchange student yang sudah menyelesaikan program dengan Bina Antarbudaya untuk kembali ke sekolah masing-masing dan meneruskan proses edukasi mereka sembari membagikan pembelajaran dan pemahaman budaya lewat keseharian di lingkungan terdekat termasuk sekolah.
16. Apa program ini diketahui oleh Dinas Pendidikan? Ya. Tetapi karena Bina Antarbudaya adalah yayasan independen yang tidak tertaut dengan institusi mana pun. Kami secara resmi menginformasikan perihal program ini kepada Departemen Pendidikan Nasional karena program ini berbasis sekolah, sesuatu yang berhubungan erat dengan Depdiknas. Namun, dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan secara independen.
Semoga cukup ya. Kalau kamu tinggal di Jakarta dan sekitarnya, langsung saja unduh formulir dan ikuti tahapannya lalu mendaftar ke Chapter Jakarta. Kami tunggu ya!:)

Everything starts from a dream. Cliche but it's true! It's not a mistake if you try, it's a mistake not to try!
Who knows you are the next exchange students..? ;)
I'll write again soon.

AB.

Minggu, Oktober 31, 2010

Frequently Asked Question&Given Statement
(Pertanyaan-pernyataan yang... silakan jawab sendiri)

1. "You have McD in Indonesia? Really?"
    Menurut lo..?

2. "Have you ever been in roller coaster before? You have to go!"
    Jakarta punya Dufan kaleee..

3. "Try this Azka, this is delicious!"
    *sambil nyodorin pringles dan marshmallow

4. "Do you go to school by horse in Indonesia?"
    Seandainya mereka tau gimana macetnya Jakarta gara-gara kendaraan bermotor

5. "Do you have computer? Internet access?"
    Oh yeah, di indo ada yang jualan BB juga kok mas..

6. "So you're in facebook? Waaaw, cool!"
     gue: *nyengir kudaa

7. "Does KFC in Indonesia has fried chicken?"
    Kalo B2 mah namanya KFB dong..

8. "Are there any rock bands in Indonesia?"
    Band yang nyanyinya pake screaming juga banyak kok

9. "You never saw snow before??"
    *lihatlah peta dunia, di mana Indonesia berada. Harusnya gue tanya balik ya, "nggak punya globe yaa di rumah?"

10. "Do you know Celine Dion?"
      Siapa sih yang ngga tau, hehe :p

11. "Aah.. so you have tall building in Indonesia.."
     *tampang ngga percaya minta ditimpuk pake sendal!

12. "You watch them too in Indonesia?"
      Iyeee TV kabel nyampe ke negara saya juga kok -______-

13. "That's a good brand!" *sambil nunjuk Polo
      Harusnya gue bilang ya, "mampir dong ke Indonesia, ntar gue ajak ke PS atau PIM" :p

to be continue...

for your advice: Promosikan negeri kita segencar yang kita bisa! dan kalau mau jadi exchange student.. siapkanlah dirimu menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang.. silakan siapin responnya sendiri.

AB

Rabu, Oktober 20, 2010

Where is the time going..?


Hola!
Sibuk banget, baru sempet posting lagi nih..
Maaf ya buat yang pada nodongin cerita hehe :p
Ini juga sebenernya lagi ngerjain tugas, tapi berhubung lagi mandek ya blogging dulu deh hehe. Nggak pake bahasa Inggris, soalnya buru-buru.. *alesan

Ngga kerasa udah dua bulan lebih di negeri Om Sam, haha kalo dipikir-pikir waktu ilangnya nakutin deh. Masih inget banget dari jaman-jamannya melewati serentetan seleksi, ngurusin berkas, imunisasi, visa, tribute, orientasi.. Dulu gue dan anak-anak selalu bilang "Ayo dong cepetan dapet kepastian, terus pergi!" Eh sekarang malah kangen masa-masa itu. Diomelin, ngga tidur, bergalau ria bareng-bareng sambil ngomongin world cup, latian talent.. :( Jadi kebayang muter-muterin UHAMKA nyari makan sama anak-anak AFS/YES Jakarta, ujung-ujungnya (lagi-lagi) mentok di Bakmi Aviana. Bolak-balik ke Limau bawa-bawa gitar naik bus.. Haha. Buat calon AFS/YES-ers angkatan 2011-2012, saran gue: nikmatilah semua kegalauan itu, justru part itu yang bakal keinget terus.. :)

Terlalu banyak cerita, nggak bisa diungkapin sama kata-kata *cieee :p
Adaptasi bahasa, makanan, CUACA, budaya, segala macem.
Mulai dari tinggal sama keluarga yang notebene orang asing, puasa di komunitas non-islam (yang herannya terasa lebih cepet walau bukanya jam 8 :p), melewati Idul Fitri dengan pergi sekolah AS USUAL, without takbir and ketupat (dan uniknya Ied jatuh tepat sehari sebelum perayaan 9/11, in which some people declarate 'Burning Qur'an Day'), and important part is.. attending high school here. :D
Merdeka! Satu semester cuma 4 kelas, dan kelasnya asik-asik bangeeet. Boleh milih sesuai minat kita pula(emang di Indoo -.-). Mulai dari seni, sosial, eksakta, olahraga, semua ada! :D Jadi setiap hari pelajarannya itu-ituuu aja. Tapi ngga bosen! Oh iya, gue dengan berat hati ngedrop current events, karena choral music class is AB, means I have to take it in both semester. But yaa opportunity cost and lost, heheh, taulah gimana cintanya saya sama yang namanya nyanyi :) Eh, gue dapet all A's in every class lo! Baru dapet report card last week :p Alhamdulillah juga dapet banyak opportunity di bidang choir, hehe.

Rasanya aneh banget tiba-tiba jadi pinter di kelas pre-calculus. Tau sendiri di Indo temen-temen sekelas gue itu anak-anak rajin yang otaknya terlalu cair (halah). Dan to be honest, pelajaran di sini lebih gampang daripada di Indo. Lucu abis rasanya ngajarin temen-temen bule gue sin cos tan dan kawan-kawan. hahah. Mimpi apa coba gueeee -______________- Tapi yang gue salut banget sama anak-anak Amerika, mereka ngga pernah pura-pura ngerti. Mereka selalu nanya kalo ngga ngerti, meskipun itu konyol. Mereka cuma cepet banget responnya sama yang namanya sharing idea, walaupun silly dan kadang "terlalu apa adanya". kaya warm-up kelas sosiologi gue beberapa minggu lalu, "apa arti status bagi kalian?" kalau anak Indo gue yakin 100% pasti menjawab dengan kalimat kutipan dari textbook, atau jawaban yang "kedengarannya" pinter. guess what they answer: "facebook, twitter, bla bla..." dengan semangat '76 (iya dong mereka kan tahun kemerdekaannya bukan '45 :p). Haha mereka itu lucu :) Kita lebih baik di eksak kalo menurut gue sih karena kita nggak biasa pake kalkulator. Pernah satu hari, guru pre-cal gue ngasih soal logaritma. Sederhana, cuma emang angkanya nggak cantik. Pas gue jawab temen-temen gue sontak nengok ke arah gue daaaann.. "gimana bisa kamu ngitung itu di kepala kamu??" ya gue jawab aja karena di Indo emang kita nggak diajarin buat pake kalkulator. Dan gue baru tau saat itu kalo mereka udah biasa pake kalkulator dari jaman esde. Yah, pantesaaaaan -___________- Oh ya, orang di sini suka banget muji dan menunjukkan care dengan meluk, cuma tetep aja kadang gue agak risih, hahah --". Kadang jadi bingung mana yang beneran muji mana yang basa-basi, hehe. Gum juga nyaris "wajib" dibawa ke sekolah :p

Hari pertama sekolah nggak semengerikan yang gue bayangin, hehe. nervous and excited. Walau dengan bahasa seadanya dan modal berani malu, toh gue berhasil juga melewati hari pertama itu. Dan sekarang gue udah mulai merasa nyatu sama kelas-kelas gue. :) anak-anak yang keliatannya kaya berandal ternyata juga baik-baik, ngga semuanya "bad behaviour". bener banget deh pokoknya don't judge a book by its cover.. :) Dua minggu lalu gue nonton homecoming game, daaann.. Gue ngga terlalu ngerti sama game-nya (padahal udah dijelasin sama dad, hahah), tapi gue enjoy banget sama marching bandnya hehe :p

Summer saya udah abis, udah mulai beginning of fall.. ampuunnn dingiiiiinnnnnn! Pagi-pagi nafas udah beruap. kalo di Indo kan kayak gitu bisanya kalo lagi di kawah putih terus ujan gede  -___________- Cuaca mungkin jadi hal yang paling menguji gue sekarang, selain tugas-tugas..

Oh ya, ngomongin tugas jadi inget gue lagi ngerjain tugas, hehe segitu dulu deh, nanti disambung lagi.. Tugas numpuk nih, mau nyiapin presentasi juga buat International education Week.. :) Doain saya sukses ya di sini!


AB.

Senin, Agustus 23, 2010

What Shocking Me (part. 2)


Nih lanjutannya..

14. Is that.. proposal or something..?
Waktu arrival orientation gue ditanyain sama Natasha, roommate gue dari Thai, soal cowok. Awalnya gue nggak engeh kenapa tiba-tiba dia ngomong soal cowok, tunangan, bla bla bla.. Gue baru baru sadar pas dia nunjuk cincin di jari manis kiri gue. Ya spontan aja gue ngakak! "Nooo, this is from my mother!" :p Waktu liburan ke SC gue ditanya lagi sama Anthony. Haha dasar! Gara-gara pake cincin aja jadi dikira udah tunangan! -.-
Ternyata di sini kalo pake cincin (apalagi emas terus ada matanya) di jari manis kiri emang indikasinya ke situ.. Alhasil cincin gue nggak gue pake deh, daripada ditanya-tanya terus! Kan males juga kalo mesti ngejelasin berulang kali..

15. Ternyata G4UL nggak cuma di Indonesia!
Yap! Waktu di jalan balik dari Myrtle Beach gue nemuin menu dengan tulisan gaul di sebuah resto. Hahaha ternyata alay merajalela yah.. :p

16. Sopan-santun bukan berarti basa-basi
Yaa, di sini saya belajar buat mengutarakan kemauan dengan jelas. Mau ya bilang aja mau.. nggak ya bilang aja nggak.. kalo di Indonesia kan kita suka nggak enakan sama orang. Di sini mah cuek-cuek aja.. Asal tetep sopan, emang lebih to the point daripada basa-basi! :p Kaya beberapa hari yang lalu waktu saya main ke rumah tetangga saya, dia mau dinner, dia bilang mau dinner tapi saya nggak diajak. :p Yap, kalo di Indo kan empunya rumah suka heboh sebdiri kalo ada tamu pas jam makan. mau makan jadi nggak enak kalo nggak ngajak! Hihi.

17. Saya rindu mall Indonesia..
Mungkin ini karena gue tinggal di small town, nggak tau juga. Mall di sini kaya satu komplek luas, ada department store, toko buku, toko musik, restoran, tapi semuanya nggak terhubung, bangunannya kepisah-pisah gitu. Kata mom sih karena di sini rawan badai, dkk jadi bangunannya nggak bisa tinggi-tinggi. Nggak ngerti deh. Waktu di DC juga gue ngerasa mallnya nggak kaya di Indo. Main ke mall rasanya garing banget. Sumpah, kangen banget sama mall-mall Indonesia! Padahal gue bukan tipe yang suka belanja lo..

18. Coke dan Fast food
Orang sini kok doyan amat ya sama coke. Gue ngerasa kayanya jarang banget ngeliat orang minum air mineral, haha --" Gue suka-suka aja sih, tapi kalo tiap hari coke jadi pengganti air putih? Ya ngga laah.. Bokap gue lagi, jarang banget mau ngebeliin gue atau ade gue coke *ajaran gaya hidup sehat :p
Di sini banyak restoran fast food, sama aja sih ya kayak di Indo. Tapi kalo di Indo restoran fast food alih fungsi jadi tempat nongkrong, di sini sih, ya bener-bener cuma buat makan bentar udah terus pulang.. Oh ya, di McD sini cuma ada burger, tapi kayanya kalo KFC ada ayam deh, cuma ya ngga ada paket ayam+nasi+coke=kurang lebih 20.000 kaya di Indo hahaha.. Maklum belum sempet wisata kuliner, kan lagi bulan puasa.

19. Indonesia? *garuk-garuk kepala*
Where do you come from? Indonesia. *muka si penanya mulai aneh*
Do you know Indonesia? Or bali? *gue bertanya dengan penuh harap*
Dan biasanya si penanya cuma nyengir guilty ke gue. Hahah --"
Sedih ya, mengetahui kalo negeri kita nggak banyak diketahui orang.. Even hostfam saya sendiri, banyak banget nanya-nanya soal Indonesia yang bikin gue geleng-geleng kepala. Maaann, kadang gue gemes mau nyombong! Kita juga punya kali McD, KFC, Starbucks, Hard Rock cafe! Please dong, mall kita juga ampun-ampunan gedenyaaa, zzz. Kita juga punya jalan tol, gedung bertingkat, jalan layang.. Gue jadi kesel deh. Kalo dipikir, negeri kita apa sih yang nggak punya? Kita punya segala macem SDA, tapi kenapa kita nggak bisa semaju negeri lain yang nggak sekaya kita? Kalo ada orang pinter dari Indonesia (man, kita hampir selalu punya prestasi kayanya di kancah olimpiade internasional), pasti ujung-ujungnya kuliah di luar negeri, direkrut sama negara tersebut buat kerja di sana. Tapi gue bisa ngerti sih kenapa, wong mereka lebih dihargai di negeri orang daripada negeri sendiri.. Aduh, ayo dong tingkatin SDM kita, majukan Indonesia! *on fire kaya mamanya Sinchan

20. Made in USA
"Az, titip oleh-oleh dong! Apa ajaa yang made in USA!" Gue ketawa ngakak deh ngedengernya. Gimana nggak? Dari awal gue jalan di national mall di DC, sampe di ke Walmart, yang gue liat pasti made in China, Guatemala, Meksiko, ada Indonesia bahkan --" Gue jadi bingung yang made in USA itu nyarinya di mana..? Kata Mom Maria emang gitu di sini, kebanyakan kalo kayak clothing gitu impor dari negara lain. Yah, mau tulisannya di bajunya USA, sama aja boong doonngg..

AB

Jumat, Agustus 20, 2010

What Surprising Me

Posting kedua dari NC! :p
Mau curcol dikit nih soal hal-hal yang gue temuin di minggu-minggu pertama di US ini..

1. Everythin looks green, clean, and organized..
Pertama kali keluar Dulles Washington int'l airport dan naik bus ke 4-H Youth National Conference Center, gue norak banget. Gue kira yang namanya capital city itu pasti ada polusi, penuh kendaraan, agak gersang (itu mah Jakarta sih yeee). Di sini jalan tol juga nggak serame Jakarta, banyak banget pohon, semuanya teratur! Atau gue belum menjamah sudut Amerika yang kotor dan berantakan (kalau ada)? Nggak ngerti deh. Di NC lebih-lebih lagi. Pohon hijau di mana-mana (walau mungkin pas ganti musim ntar nggak bakal kayak gini juga). Gue ngerasa fresh tiap hari. :) Walau sepinya Gastonia kadang bikin kangen sama ramainya Jakarta..

2. They speak too fast -.-
Mereka bisa ngomong berkalimat-kalimat tanpa ngambil nafas! Yah, secapcus-capcusnya lo berkotek dalam bahasa Inggris di Indo, belum tentu lo bisa serileks dan se-fluent itu di lingkungan yang semuanya native. Dan mereka suka pake ungkapan-ungkapan yang nggak lazim kita pelajarin di studi formal. Gue mending di middle-east, kata CD gue semakin utara ngomongnya tambah cepet (nggak tau sih ya teori dia bener apa nggak). Tapi sejauh ini orang-orang yang gue temuin baik-baik kok, kalo muka gue mulai aneh mereka ngerti dan bicara lebih pelan. Hehe. Yah, yang nggak baik sih pasti bakal ada, dibawa enjoy aja lah. :) Even cewek-cewek gaul (atau cewek-cewek sini memang begitu ya? -.-) ramah-ramah kok ke gue. Lebih susah lagi mahamin orang asing - dengan segala macam aksennya - ngomong bahasa Inggris, baru sadar deh kalo bahasa Inggrisnya orang Indonesia tuh bagus banget! atau mungkin lidah kita memang didesain begitu? :p

3. Stir mobil di kiri&seat belt
Gue emang udah tau dari dulu, tapi tetep aja tiap naik mobil gue lupa terus. Hahah --" Dan jalan jadi terasa aneh karena posisi arus kendaraan juga berubah, pokoknya kalo ngalamin langsung jadi aneh deh kerasanya. Serius. Di sini, setiap orang dari depan sampe belakang wajib pake seatbelt!

4. Tangan kiri dan nama depan
Yap, pake tangan kiri dan nyebut nama depan, even ortu, wajar-wajar aja buat mereka. Tapi tetep aja lidah dan tangan gue (yang merupakan produk Indonesia) merasa aneh. Walau teorinya tau, prakteknya beda banget rasanya.. Karena kita menjunjung tinggi sopan-santun (dan basa-basi) sih yaa. Haha.

5. (They said) Jalapeno is hot!
Apanya yang pedes. Nyeh -.- Ah, gue kangen sambel! Aduh aduh aduh gue udah mencicipi berbagai macam sambel di sini, dan yang masih bisa diterima lidah gue adalah sambel Thailand. Lainnya? A-n-e-h. Pepper aja nggak ada rasanya! Dan hostfam saya sama sekali nggak suka pedes. Haha --"
Kirimin saya cabe rawiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttt!!!

6. Toilet paper dan kamar mandi kering
Ini salah satu yang saya benci! Tisu basah memang membantu, tapi tetep aja -.- Gue juga baru ngeh kalo ternyata nggak semua temen gue tau kalo toilet paper itu bisa terurai sama air.. Haha dodol deh ah. Di sini kamar mandi kering semua, berkarpet malah. --" Jadi kalo abis mandi atau wudu mesti ati-ati, jangan sampe bikin becek abis keluar bathtub. Rambut yang jatuh ke lantai juga pasti dipungutin dan dibuang ke tempat sampah. :)

7. Sekolah? Suka-suka gue..
Yah, walau kebanyakan dari kita udah tau high school di Amrik kaya gimana dari TV, tetep aja gue gimanaaa gitu. Ngeliat cewek-cewek ke sekolah pake shorts yang really really short rasanya aneh aja.. :p Piercing, dandan, dkk.. Ya tapi gue sih nggak ngejudge, emang lifestylenya begitu kok. Yang penting mereka baik. :) Enak juga, di sini weekend libur full 2 hari, dan pelajaran milih sendiri. Yeaay! Kalo suka biologi ya nggak harus ngambil fisika, yeks.. :p Aku ambil English (ya iyalah), sociology (harus sih), current events (like this!), earth science, bussiness&management (konselor yang suggest; jangan-jangan gara-gara papa dosen manajemen lagi, hahah --"), pre-calculus (supaya nggak bego-bego banget pas pulang), sama spanish! (yeay, akhirnyaaa :) ).

8. PDA dan kehidupan "bebas"
Kalo ada orang mesra-mesraan di tempat umum gimana sih respon orang-orang di Indo? Pasti pada gimanaaa gitu. Di sini mah semua orang menjunjung tinggi kebebasan individu, jadi kalo ada orang mesra-mesraan nggak bakal dipelototin sampe nyureng. Haha. Gue sih udah biasa aja. Secara kemaren gue liburan ke pantai, liat cewek-cewek pake bikini dengan pacarnya terus. --" Gue sama Ayesh jadi diliatin sama orang-orang; turis Asia, baju renangnya tertutup! :) Masalah hidup bebas sebenernya sih di Indo juga ada, cuma sembunyi-sembunyi aja sih ye.

9. Kafetaria sekolah dan makanan
Yah, emang sedikit bikin nervous sih. Berasa stranger banget masuk kafetaria (apalagi gue bakal jadi satu-satunya exchange student di sekolah gue taun ini; dan exchange student pertama dari Asia! :p), tapi yah, modal tebel muka aja deh. Abis kalo nggak gitu gimana mau making friends? Makanan di sini selain rasanya nggak kreatif seperti yang udah gue bilang, porsinyaaa GEDE AMIT-AMIT! Waktu di SC gue mesen cheeseburger special gitu sama french fries, dan satu porsi itu buat 2 kali makan, sahur sama buka. Dan itu kenyang bangeeett.. Bisa dimengerti kenapa orang sini gede-gede. Ckck.

10. Size S.. Kok, kegedean? :p
Yap! Itu nyata saudara-saudara! Bayangin dong, waktu lagi nyari kaos, size S aja gede buat gue! Padahal di Indo gue biasanya M/L. Jadi berasa kecil di sini. Ahahah~

11. Serius, ini Summer?
Yah, summer di sini (nggak kaya yang gue kira), ternyata nggak selalu kering dan panas. Contohnya aja sekarang, ujan mulu di sini. Plus petir kilat yang nyeremin juga (secara tidur sendirian di atas). Bikin kangen rumah.. :( *skip Ini aja gue udah kedinginan mulu (hotfam gue hobinya masang AC gede-gede sih), gimana winter niih..? :(

12. Senjata, alkohol, drugs
Kalo masalah alkohol sama drugs mungkin di Indo juga ada ya, cuma sekali lagi, nggak terang-terangan. Tapi yang namanya senjata, legal di sini (butuh izin juga sih kalo nggak salah). Tapi tetep aja serem jadinya, considering ngedapetin weapon kayak gun di sini gampang banget.

13. Bacon oh bacon
Tiap gue baca daftar menu, pasti bacon selalu terpampang. Yah, bacon kayak udah makanan sehari-harinya mereka.. Jadiii, harus hati-hati kalo mesen apa-apa! Oh ya, gelatin sama salami juga mengadung pork yaa.

Perasaan tadi banyak yang mau ditulis deh.. -.-
Ntar gue bikin part 2-nya deh ya, hehe.

AB.

Rabu, Agustus 18, 2010

First Post from Abroad! :)

Hello bloggy, dan semua yang menanti-nanti cerita saya (ahaha jijay :p)!
Lama banget yah nggak nulis, maklum sekarang baru sempet nih, hehe.. Nggak kerasa udah seminggu saya meninggalkan tanah air.. Ah, jadi sedih, inget hari ini 17 Agustus.. Ternyata setelah jauh dari rumah, baru kerasa kangennya upacara, nyanyi lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta.. Sedih nggak bisa liat bendera merah-putih. :( Jadi buat temen-temen yang ngerasa males banget buat upacara karena lagi puasa, buang jauh-jauh deh semua rasa males itu. Percaya deh kita bakal lebih nasionalis pas jauh dari tanah air.. Garing banget lagi puasa nggak ada adzan. Ya ampuun.. *jadi melankolis gini

Oke, back to the topic, jadi mari kita rapel cerita tentang kejadian belakangan ini (apa sih)! :) Mau blogging dari kemaren nggak selesai-selesai, dikit-dikit ada yang chat, haha --" Nggak enak juga lagian kelamaan oel sama hostfam.

Orientasi Nasional&LOC INAYPScNH 2010
Cape, seru, unforgettable. Hehe. Malem sebelum orie papa marah-marah gara-gara tengah malem masih berurusan dengan koper, haha. --" Hari pertama ngegerek-gerek koper (yang 20&7 kilo itu loh totalnya) ke kamar di lantai dua. Mantap! -.- Hari-hari penuh dengan sesi yang jadwalnya ketat banget, malemnya latian talent show. Nyaris-nyaris nggak tidur! Mood nggak karuan juga. Bete banget gue sakit pas orie, mana suara ilang! Dan yang pasti, jadwal mandi jadi berantakan.. Haha buka-buka aib deh gue. Tapi tetep mandi tiap hari lagi.. :p

Nangis kejer pas farewell party, apalagi pas papa masangin bros garuda dan bendera merah putih.. Nggak nahan terharunya.. Aku janji bakal ngelakuin yang terbaik, semampuku. Buat kalian.. :) Sedih deh pisah sama anak-anak AFS, kalian akan segera nyusul, ditunggu ceritanya! :D

Pas LOC gue masih sakit -.- dan menyebarkan virus flu walau udah pake masker. Maaf ya teman-teman.. :( Bete badan nggak fit pas visit ke US Embassy. Huhu. Pegel juga harus pake bahasa Inggris setiap waktu, tapi yah di sini mau ngga mau harus pake bahasa Inggris. Siapa yang ngerti kalo gue ngoceh pake bahasa Sunda? --" Ngerjain SLEP test lagi, hahah. Sampe malem terakhir di Wisma Handayani masih ngurangin barang-barang dari koper! Ckck.

Sedikit nasehat buat yang taun depan mau berangkat: puas-puasin tidur sebelum orientasi, dan pastikan kopermu nggak overweight!!!

Berangkaaaatt!
Cabut dari Wisma Handayani jam 10. Di bandara sedih banget pisah sama keluarga, kakak-kakak volunteer, juga temen-temen.. Makasih yaa semuanya. I love you all. :) Transit ke Changi dulu, terus lanjut ke Frankfurt naik Lufthansa. Handy baik deh, mau tukeran seat, gue jadi di window deh bukan aisle, hihi. Dari Jerman baru deh ganti pesawat, naik United Airlines.. Sempet transit beberapa jam di Frankfurt. Kita pada norak semua (kapan lagi ke Eropa, haha --"). Jim&Chris, cheperon YES Indonesia pasti kewalahan ngurusin kita, aduh maaf yaa. :) Oh ya, di Frankfurt kita pada kelaperan, nyari McD jauh banget! Akhirnya mostly pada beli roti, pizza, susu, kopi, coke, atau air mineral (gue sih mending minum dari keran! haha *getting villagers :p). Gue beli kopi panas sama sandwich (untung boleh pake dollar, males soalnya nukerin ke euro). Dan itu hampir US$10. Haha, so i learned NOT to convert anythin to rupiah! --" Perjalanan sampe ke DC kalo diitung-itung hampir seharian. Gue jadi bingung mana siang mana malem. *mulai jetlag Oh ya, mulai dari on flight kita udah kudu nanya-nanya sama stewardess meal-nya itu babi apa bukan. Mana tau ada baconnya. Heuh, ribet ya!

YES Arrival Orientation
Sampe di Dulles International Airport, Washington DC, ketemu sama anak-anak YES Thailand. Aduh, excited nggak karuan! :) Gue norak banget pas baru dateng. Just wanna pinch myself, nggak mimpi kan? Beneran USA kan? Sumpah norak amit-amit! Jadi malu kalo diinget-inget, haha. Kita orientasi di 4-H Youth National Conference Center di Maryland, ketemu sama anak-anak YES dari Thailand, Egypt, Turkey, South Africa, Ghana, Mozambique, India, Saudi Arabia, Filipina, dll.. Dan di sini lah petualangan dimulai, bener-bener deh semua teori itu ilang! Prakteknya, gue banyak pake body language even sama temen sekamar, buat ngimbangin bahasa Inggris kita yang patah-patah, hehe. Tapi justru itu yang jadi bikin banyak cerita lucu.. :p Dining roomnya bikin gue berasa di simulasi lunch di kafetaria sekolah. Haha --" Awalnya semua orang tampak individualis, tapi mereka baik-baik kok. :) Makanannyaaa.. jangan ditanya. Apa aja ada. Gimana gue nggak gendut kalo begini? Untungnya sekarang lagi puasa, haha. Kita mampir ke Embassy of Indonesia, aduh gue kalap banget ketemu sambel! Kaya kuli kali gue makan, ah nggak tau deh *malu sendiri Waktu itu yang sakit dipisahin gitu ruangannya, katanya sih biar virusnya nggak nyebar --" berhubung gue masih batuk parah nggak sembuh-sembuh, otomatis gue dimasukin ke kategori yang sakit. Aduh, gue sampe nggak enak ati, makan minum semua diambilin! --" Abis itu kita belajar belanja, hehe. Mahal-mahal yaa.. -.- US$10 cuma abis buat beli postcard, odol, sama calling card yang 5 dollar. Pulangnya kita ke menjelajah DC (supirnya multifungsi jadi tourguide), terus kita ke Lincoln Memorial, jalan-jalan, foto-foto, ngobrol sama anak-anak negara lain.. Aduh cape tapi seru! Sisanya ya paling sesi-sesi, kurang lebih sama lah sama orientasi di Indonseia. Kita dipisahin berdasar konsorsium gitu. Ada AFS, PAX, CIEE, ACES, dsb. Sempet nelepon ke rumah bentar, kangen mama papa Ufal.. :(

Malem sebelum ke state masing-masing ada ramadhan party (baru tau gue nyambut ramadhan bukannya teraweh malah party --"), gue baru sadar, ternyata negara-negara lain pada sekuler ya? Banyak yang islam tapi nggak menjalankan rutinitas islam. Ya, kaya di sini lah, banyak yang kristen tapi nggak ke gereja. Banyak juga yang percaya Tuhan tapi nggak menganut agama (agnostik). Yaa, i learn to respect individual belief. Everyone has own belief and choice. Selama kita bisa hidup damai, apa salahnya sih? :) Btw, eh ada pisang goreng!! Gue sampe dengan pongonya nanya ke waiternya, "Are these really fried banana?" Dan dia cuma ngangguk sambil natep gue aneh. Yeee maklum dooonng!

Welcome to North Carolina! :)
Oh ya, lupa cerita. Gue baru dapet placement malem terakhir LOC, sebelum berangkat. Haha finally --" Gue dihost di Gastonia, kurang lebih 18 miles dari Charlotte, North Carolina. Banyak orang embassy dan volunteer yang bilang kalo NC itu beautiful state, but i have no idea.. Since i never had time to browse internet. Sedih banget pisah sama temen-temen.. See you later friends! I miss them, already. Let's see how a year change us.. :)

Bus gue berangkat jam 2.50. Pas banget hari pertama puasa. Dikasih makanan buat sahur, gue sahur sama kurma, apel, susu, chips. Lumayan lah. Pagi-pagi buta udah ribet gotong-gotong koper, antri check-in di airport, nimbang bawaan, dsb. Sampe waiting room masih jam 6, padahal pesawat ke Charlotte jam 8. yang lain pada tidur, gue sih nggak bisa.. Rasanya aneh naik pesawat domestik (sok) abis naik penerbangan internasional. haha. Tapi nggak berasa juga sih, orang gue tidur. Bangun-bangun udah mau landing aja.

Sampe di Charlotte Douglas International Airport, gue nervous banget. Segala concern tentang hostfam mulai mencuat. Ketambah badan nggak karuan rasanya.. Yang lain udah say goodbye dan pergi sama hostfamnya, tinggal gue dan Ayesh (temen gue dari Indonesia juga, untungnya). Then LC kita dateng sama anak cowoknya (ehem), disusul hostfam Ayesh. Gue suka banget sama keluarga mereka. :) Finally setelah nunggu beberapa lama.. Dawson family dateng. Gue nggak akan pernah lupa ekpresi wajah mom sama dad waktu itu! I'm happy, really! :) Hostsister gue Amy dan Ashley, 2 tahun dan 5 bulan. Ashley lucu banget, Amy agak sedikit nggak bersahabat tapi nempel juga kok sama gue. :p Kita foto-foto sama spanduk selamat datang yang dibawa sama mereka. Gue dapet dua dong, 1 dari hostfam 1 dari hostfam Ayesh. Hihi. :p

Oh ya, hostfam bawa tetangganya juga, girl next door, namanya Mikaela (bener nggak sih ngejanya gue). Dia bakal 1 sekolah sama aku, cuma dia junior.. Agak canggung sih, awalnya dia nggak keliatan bersahabat, tapi dia baik kok. :)

Hunter Huss HS lagi direnov, tapi it's okay. Luas banget (apalagi kalo dibandingin sama SMAN1Tra, wekekek :p). Lapangannya apalagi. Sampe di rumah, wow aku surprised banget karena mereka udah nyiapin segala macem di kamar (kamarku satu-satunya ruangan di lantai atas, luas, udah ada girl stuffnya, dan ada gitar! :p). Thanks so much! :) Mereka juga punya kolam renang dan kebun sayur, jadi kalo bikin salad fresh..

A Trip to Myrtle beach, SC
Baru sehari di rumah, besoknya diajak jalan sama hostfam Ayesh. Mereka baik banget sama gue. Nanai (nenek) juga. Miara (hostsisternya Ayesh) malah nempel banget sama gue. *gue aja nggak inget kapan gue nempel sama bocah-bocah terus kaya gini, selain sama sepupu-sepupu gue :p Seru banget, gue jadi berasa lucky banget. Punya 3 mom dan 3 dad.. :p Kita ke pantai, waterpark, jalan-jalan.. Oh ya, gue sama Ayesh juga kenalan sama sanaknya dad (dadnya Ayesh maksud gue :p), ada Anthony, Destiny, Josh, Emily, dan Nick. Thanksgiving diajak ke NY, yah semoga aja dibolehin sama hostfam, hehe. Serem deh, pas baru dateng ada storm. Untung ngga parah. tapi bagus sih, jadi cloudy di sana. means gue nggak bakal gosong! :p berasa jadi turis Asia gue, ahahaha~

Ternyata hostfam Ayesh itu temenan baik sama hostfam gue, jadi gue bakal sering ketemu Ayesh, hehe. Kan sometimes kangen juga sama bahasa Indonesia dan minang.. :p Selidik punya selidik, momnya Ayesh (mom gue juga sih) yang milihin gue buat dihost sama Dawson family.. Aduuh, big thanks! :)

Pegel euy. Segitu dulu deh. I'll write again. Soon, i hope. :)
Foto-fotonya ntar aja deh diuploadnya. Capeeee..

Oh ya, sekali lagi selamat ulang tahun negeriku, aku rindu..
Aku akan berusaha menjadi yang terbaik, untukmu.

AB.

Selasa, Juli 13, 2010

Senang Sekaligus Sedih :)(


"Satu kaki gue ingin mulai melangkah, tapi kaki lain rasanya ingin bertahan di sini. Stuck di sini dan yah.. seperti ini saja. Ada di sini bersama orang-orang yang gue sayang, zona aman gue.."

Tapi kalo gini terus gue nggak akan maju-maju kan..? Coba gue merenung, berpikir, menelaah kembali apa tujuan gue mengambil keputusan buat ikut AFS. Coba-coba..? Iseng..? Yah ngga bisa dibilang gitu juga sih. Mungkin juga karena bokap gue seorang returnee (alumni) AFS juga jadi gue termotivasi denger pengalaman beliau yang manfaatnya terasa sampe sekarang. Walau gue sempet takut juga karena di sana bakal sendirian.. Gue masih inget doa gue waktu itu, "Ya Allah, kalau memang pergi jalan yang terbaik.. mudahkan jalan saya.."

Well, and here I am. Inget banget dulu masih masa-masa H2C nunggu surat putih berlogo "Bina Antarbudaya". Can't believe kalo gue sekarang udah di akhir masa penantian gue. Jadwal udah diberikan, dan segala sesuatu rasanya terasa hectic kareena waktu yang larinya ngebut. Packing heboh. Keluarga dan temen-temen udah nanya-nanyain farewell. How do i feel? Masih speecchless. Gue seneng, BANGET. Mau nangis saking senengnya. Tapi gue juga sedih melihat kenyataan temen-temen gue ada yang ngga pergi.. Temen-temen yang udah berusaha sejauh ini.. Mungkin gue ngga akan pernah ngerti perasaan mereka tapi gue tau Allah tau yang terbaik.. Cheer up yaa teman-teman! Gue cuma bisa bilang gue sayang kaliaaann.. :) Buat adik-adik yang lagi nunggu surat tahap 3, semangat yaa! ;)

Huhu rasanya kurang waktu buat sama-sama mama, papa, Ufal dulu.. Udah deket-deket hari H gini gue jadi males ke mana-mana, bawaannya homesick duluan :p apalagi denger lagu Home sama Leaving on a Jet Plane huhu.. Satu hal yang gue sadari dengan membuka mata gue lebar-lebar adalah ternyata banyak sekali yang sayang dan peduli sama gue.. menghargai gue for everything I am. :) Masa depan gue terbentang cerah and TOTALLY MINE! Keluarga dan temen-temen gue ngga sebanding dengan apapun! Gue bener-bener bersyukur punya kalian semuaa.. :)

Rasanya kalau gue mau mengucap syukur ngga akan ada habisnya.. Se-ngga-akan-habisnya kasih sayang Allah :) tapi gue berterima kasih yang tiada terhingga untuk kedua orangtua gue dan adik gue, harta termahal gue, gue janji akan selalu melakukan yang terbaik untuk kalian.. Juga temen-temen gue yang selalu ada, terima kasih buat membuat gue merasa "ada" dan "dibutuhkan".. :) Buat guru-guru gue dan semua pihak pokoknyaa.. Buat yang bilang gue cewek "beda", tegas dan punya pendirian, terima kasih. :)

Haha udahan ah jadi melankolis gini, thanks to thanks to-nya ntar deh kalo udah bener-bener berangkat. :)
Sekali lagi minta doanya yaa semoga semua lancar..

Gue ingin berangkat dengan mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu, dan sekembalinya dari sana.. senyum dengan membawa sejuta pengalaman baru (bukan berat badan baru yang melebar ke samping pastinya hahah --"). Ngga selalu senang emang, yah namanya juga hidup di dunia bukan surga hehe. :p

"Goodbye my past, welcome my bright future.. Hope this is the first step for a new beginning!"

Oh ya, kenapa semua cerita tentang AFS gue kemaren-kemaren gue masukin ke label "masa depan dan cita-cita", itu karena gue ngerasa ngga afdol aja nulis label AFS kalo gue belum bener-bener dapet kepastian berangkat. Semoga benar-benar berangkat yaa Agustus nanti! Amiin. Ciao! :D

AB

Senin, Juli 05, 2010

I Just Can't Believe It


Well, i don't know but seeing calendar made me really shock last night. I just came back from Bogor and read a letter from Binabud about orientation. It's only 24 days left. I'll have orientation and language orientation camp at July 29th until the departure at August 7th. Means i won't go home and meet my family and friends only before i board at the airport. The flight will be at 7.00 P.M, by Lufthansa Airlines (Germany, my dad said).

The letter also told me so many things that i should prepare and do, like buying handycrafts, traditional clothes, and learn some traditional talent. I can sing and playing music, and I start to learn Piring dance this week. I also must create a presentation to promote Indonesia and an essay about leadership. I'm sure these last weeks will be so busy, so i really keep my health. I'll do fasting start from August 9th, and i know won't be easy..

I don't understand how to explain if you ask me what i'm feeling now, i've been crazy with these all feelings, happy-sad, excited-anxious, challanged-afraid.. I have no idea how it'll be. Lil' bit worry because i still don't know yet where I will live, what kind of family and school i will stay with, how the state, the culture, the people is.. I'll miss my family and friends so much. But I don't wanna expect anything. I just hope i'll stay in a warm family and in a great place. I'm sure if i always be kind to people, people 'll be kind to me. :)

Well, i hope i'll get my placement soon, i can adjust myself sorrounding new culture and learn so many things there. And after all, I really thank God for everythin It gives to me.. Praise to Allah SWT, alhamdulillah. :)