Tampilkan postingan dengan label Azka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Azka. Tampilkan semua postingan

Senin, Juni 17, 2013

Drizzly Day in June

It's afternoon already.
Biasanya jam segini saya udah ngeluh karena matahari lagi terik-teriknya.. Kalau nggak terpaksa mah, nggak usah deh ya ke luar rumah jam segini. Yew, free tanning yang ada --" But today it's cool, cloudy, and a bit windy.. my favorite weather :) Perfect! Padahal semalem saya udah niat nih hari ini mau jogging pagi sama si adek, taunya lebih direstui guling-guling di kasur daripada membakar kalori. Hahaha.

Rasanya ini kayak bukan bulan Juni.. lebih seperti penghujung atau awal tahun. Makes me thinking about him (selalu aja hujan tiap kita ketemu, dunno why). Apa kabarnya dia di sana setelah enam bulan nggak ketemu..? I just hope you're just as fine as you always tell me :) Kalau denger orang bilang kangen pacar, mengeluh karena udah dua minggu nggak ketemu misalnya, yah.. saya senyum dikulum aja.. hehe. Kangen? Yah udah biasa.. walau sampai kapan juga nggak akan terhabituasi :p Padahal baru aja kemarin ngobrol, udah meriang-merindu aja ini rasanya. Maaf jadi dangdut begini haha *kembali sok cool* Kangen aja sama dia yang selalu aja ngeledekin saya yang gampang pusing dan misuh-misuh kalau kepanasan, sampe-sampe dia bilang jangan-jangan kalau mau ngeliat sunset sama saya yang ada malah bukannya mendung lagi langsung blas hujan deres. Dasar -_____-"

A month to go, isn't it? Shouldn't be that bad, dear :)

Okay, hujan lagi. Fix deh saya nggak berangkat ke Depok.. Tadinya memang udah ragu mau berangkat karena lagi banyak demo BBM, jalanan di depan kompleks aja macetnya naudzubillah (laporan adek yang abis bawa motornya ke bengkel). Besok pagi aja deh, hehe. Jadi ceritanya besok dan lusa ada daftar ulang maba undangan dan PPKB makanya saya kudu ke kampus buat fundraising kompetisi pargit ke Filipina sama welcoming maba bareng humas kamaba yang lain dan anak-anak BEM :)

By the way, selamat ujian yaa buat yang besok SBMPTN.. sukses! Udah hari ini rileks-rileks aja :p Saya malah tahun lalu sampe sehari sebelum ujian pun terkapar nggak berdaya di kasur gara-gara sakit. Boro-boro deh sempet latihan soal hu ha hu ha. Yah pokoknya kalau persiapan udah mateng dan doa udah kenceng tinggal modal hati-hati aja. Banyak banget orang pinter yang gara-gara ceroboh jadi nggak lolos. Taun lalu misalnya ada temen saya yang cerita, di ruangan dia ada yang baru sadar belum ngisi kode soal setelah pengawasnya pergi ninggalin ruangan.. kan sayang banget :") Hati-hati juga sama kata "kecuali" dalam soal hehe. Bismillaah..

A-ny-way. Minggu kemarin saya abis jadi panitia acara We Care! di divisi acara. Acara ini sebenarnya salah satu proker dari pengmas BEM psiko UI yang udah dimulai dari taun-taun lalu. Dua tahun lalu acaranya adalah penyelenggaraan tes minat bakat buat anak SMA yang mau masuk kuliah. Tahun lalu acaranya adalah kunjungan ke lapas anak. Nah, tahun ini kita ngadain kunjungan ke rumah veteran-veteran dan bikin acara gathering serta talkshow sama mereka.

Agak kecewa sih awalnya karena panitia acara nggak bisa ikut jadi volunteer yang bisa ngobrol langsung sama veteran-veterannya, tapi sharing session-nya udah cukup seru kok. Saya jadi belajar banyak tentang veteran, sejarah, juga tentang militer sendiri :p Acara puncaknya Sabtu lalu, isinya mini ceremony, talkshow yang pembicaranya dosen saya, makan-makan, kesan pesan, sama hiburan. Akhirnya ditutup sama pembagian bingkisan dan tali kasih dari "Sahabat Veteran" yang kerja sama dengan kita. Awalnya saya diminta ngisi beberapa lagu, eh ujung-ujungnya opa-omanya bergiliran nyanyiin lagu-lagu perjuangan.. malah ada yang nyanyi bahasa Jepang, Belanda, juga Rusia! Saya salut banget-banget-banget sama mereka, with all the things they've done, life they've lived, dan fisik yang masih kuat di usia senja. Mereka serentak tegap berdiri saat menyanyikan lagu Indonesia Raya (grogi banget saya disuruh jadi dirigen --"). It sounded really different dan terdengar magis.. mengharukan. Mungkin karena mereka benar-benar berjuang untuk menyanyikan lagu itu, nggak seperti kita. Saya jadi malu sendiri kalau inget dulu jaman masih sekolah saya juga pernah ngobrol pas upacara bendera.. tapi yang saya mau tekenin ya bukan semata tertib dalam upacara beserta perintilan formalitasnya, melainkan kecintaan kita terhadap negara kita :)

Oh iya, saya juga seneng banget dikira anak SMA terus  gara-gara pake baju putih-putih, nggak kayak temen-temen saya yang pada pake batik lapis jakun. Hahahaha sok muda deeh :p Lalu saya masih inget pesen dari salah satu opa, "Belajar yang benar, jangan pacaran dulu, dan nggak usah ikut-ikutan demo! Lakukan aja yang terbaik dari diri kita." Siap opa! Tapi soal pacar.. yah saya cuma nyengir aja deh :p

Well, gotta go cook for lunch.. will write again very soon.

AB.

Kamu semangat ya ujiannya, I'll keep myself busy till you're home. Take care dearest :*

Minggu, September 11, 2011

(2) the last

No teacher in math class yesterday..
I was jobless and didn't feel like studying so i grabbed my guitar.
I almost forgot it'd been years since the last time its strings was replaced
(yeah, by you.. not me)
I watched you replacing the strings like hundred times but still I couldn't do it like you did.
(well I know how to do it better now, thou I still need help)

Sure I needed to take off all the old strings first.
(bahkan ikatan di ujung senar itu khas kamu, aku ingat)
Rasanya seperti flashback.
Seperti sesaat melanglang buana lagi ke masa-masa dulu.
(hundred days with that strings!)

But you know what? I felt nothing.
Bahkan semua bayangan itu sebagian mulai kabur.
Hanya ingatan, bukan lagi kubangan tempatku stuck.

See? My stopper does work! :)

 PS: I might write some more letters, but that "you" word doesn't belong to you anymore. Good luck for everything then! See you someday in the future ;)

Rabu, Agustus 10, 2011

(1)

Hai.
(Even in words I don't know where to start)
Well, sorry for that. Apa kabar?
(Cliche, but yes I always wanna know if you're okay. Always, you know?)
No need to answer if you don't want to. It's okay.
(Aku bahkan sangsi kamu masih mengingatku)

Yesterday I came by to the place where we met for the first time.
Sebenarnya sudah kali ketiga aku berkunjung ke sana setelah kepulanganku.
Aku tahu bulan depan pun tempat itu akan kembali menjadi bagian dari rutinitasku. Seperti biasa.
Ya, dengan atau tanpa kamu.

Aku sedang duduk di hadapan meja ketika dua sosok melintas.
(Call it hallucination or something I don't know) 
I saw you. Agak bodoh kedengarannya memang, atau gila?
Sepertinya itu akibat obrolan santai kami yang mulai random dan melantur ke mana-mana.
Termasuk masa depan.. juga masa lalu.
Kamu. Kita.


"Beda sih ya.. Sayang, padahal waktu itu.." Aku cuma melengos mendengarnya.
Entah karena bosan, lelah, atau malah menutupi perasaan yang sesungguhnya.
Atau mungkin kamu tahu jawabannya?
Biasanya kan memang begitu. Aku selalu berbicara dan bertingkah apa adanya saat bersamamu.
Atau aku yang menjadi terlalu transparan saat di dekatmu..?
(Don't ask me, I don't know the answer)



Dua tahun baru aku lewati di dua benua berbeda: di tanah air kita dan nun jauh di seberang dunia.
Lucunya aku masih saja tetap sama, walaupun dalam beberapa hal aku kini berbeda.
Budaya Barat memang tidak berhasil meliberalkanku, aku bersyukur.
Tapi kadang ada saatnya pikiranku terombang-ambing dan kacau.
I started cursing the wind. I was mad.


I just couldn't stand not to question why,
Why hadn't we just born in that land..? Then wouldn't have been any problem!
Tidak ada sekat pemisah. Kalaupun ada, tidak dijadikan masalah.
Minyak dan air digeneralisasikan sebagai cairan.
Mengapa kita semua tidak bisa disebut sekedar manusia saja?


Saat menulis ini saja, rasanya aku ingin melanggar janjiku sendiri.
Kalau bisa bersuara pun aku ingin kamu tahu, aku ingin sekali duduk di sampingmu.
Memperhatikan perubahan-perubahan dalam dirimu. 
Tentunya tahun-tahun yang terlewat tidak berlalu begitu saja, bukan?


Dengan begini saja aku sudah menjilat kata-kataku sendiri.
Untuk tidak lagi berhubungan denganmu.
Tapi masih saja, aku belum bisa.. ternyata.
Maaf.


Biarkan aku jujur saja.
Kadang aku rindu bersandar di lekukan bahumu,
Atau menertawakan matamu yang nyaris hilang saat tertawa.
Berargumen keras denganmu, lalu dilanjutkan dengan percakapan berujung tawa yang malah tidak bersangkut-paut sama sekali dengan pokok masalah! Aneh, bukan.
Atau genggaman tangan dan kata-kata yang selalu menguatkan,
Juga alunan nada di malam hari saat aku tidak bisa memejamkan mata.


Kadang aku berharap kita bertemu di saat kita sudah lebih dewasa,
Jadi tidak perlu ada emosi atau sikap kekanak-kanakan.
Kamu tidak pernah meminta maaf setelah itu, tapi aku ingin minta maaf.
Tapi mungkin setelah aku pikir lagi itu hanya akan membuat semuanya lebih sulit dan menyakitkan.
Entahlah.


Aku masih ingat segala kalimat menyakitkan, yang dulu herannya bisa aku abaikan,
Yang bahkan perih sakitnya bisa hilang sesaat.
Darimu. Dari orang-orang.
Bahkan segala janji-janjimu yang hanya melewati mulut dan terbang pergi pun tak lagi ku permasalahkan.
(Atau mungkin karena aku mati rasa?)
Begitu banyak hal-hal buruk yang aku ingin lupakan,
But somehow, jauh di dalam diri kamu aku percaya masih ada sisi baik.
Bodoh memang. Aku hanya merasa ada sesuatu yang kamu sembunyikan.
Aku tidak tahu, kamu kan memang tidak pernah jujur padaku?
Inginnya aku menerjemahkan peristiwa dengan versiku,
Tapi aku tidak mau menerka apalagi berkata pada udara.


Aku belajar satu kata baru: penerimaan.
"Belajar memaafkan saja sudah sulit, bagaimana caranya aku bisa langsung mengerti apa itu merelakan?" Begitu pikirku dulu.
Tapi aku coba tersenyum, kalau memang aku menjalankan apa yang seharusnya aku lakukan, mengapa tidak?

Kamu dengan seseorang dari kalanganmu.
Aku pun akan bersama seseorang dari kalanganku.
Akhir yang indah untuk semua orang, bukan?

Itulah mengapa aku begitu tidak menyangka,
Kau meninggalkan dia dari kalanganmu dan memilih bersama seseorang dari kalanganku.
Maksudmu apa..?
Aku tidak mengerti dan tidak peduli lagi apa maumu.
Aku lelah bertanya pada ruang hampa.
Aku jelas-jelas kecewa.
Kamu.. memuakkan.

Bohong kalau aku bilang tidak.
Untaian nada memang satu-satunya penghubung kamu denganku,
Walau aku berjanji mulai sekarang itu bukan apa-apa lagi.
Tapi aku tidak bisa mencegah diriku bertanya, ingatkah kamu padaku saat melantunkannya?


Dusta bila aku menggeleng saat kau ajak aku bertemu.
Begitu kuat rasanya hasrat untuk mendengar suaramu lagi.
Aku bersamamu di awal penitianmu,
Sedih rasanya tidak bisa ada di sana saat ini, 
To watch you become somebody.
Tapi lebih baik tidak, memang.
Lebih banyak kebohongan lagi tidak akan menghasilkan apa-apa.
Satu kali pertemuan lagi bisa saja berbahaya.
Aku hanya ingin berterima kasih padamu untuk tidak mundur dari mimpimu.
Terima kasih.
Aku pun akan terus mengejar mimpiku sendiri.
Dan melangkah bersama seseorang yang baru,
Yang tidak seperti kamu.

So I make my stopper again today..
Between me and you.


Aku hanya bisa berdoa untuk yang terbaik.
Bukan untuk kita, tapi untukmu dan untukku.. masing-masing.


Azka Bastaman

Senin, April 11, 2011

April-May-June.. Counting Down.

Holaaa! How are y'all doing? :))
80 days left, weeeeww.. Soon I'll be busy of bimbel, exam, college thingy, everything'll back to my normal life! Yeah yeah it means another senior year in high school :( But it's worthed thou :p

I'm excited of going back home, but half of my heart has been here already.. Just like the other exchange students, going to college abroad is one thing that is in my mind right now. My plan is getting my bachelor degree in Univeristy of Indonesia (amiiinn!) and then find scholarship for graduate program. :) My choices are still medicine and psychology, but I still figure out and make sure myself this is the right choices. Sometimes majoring vocal performance makes me doubt, but.. anyway. I better enjoy my last weeks in United rather than getting frustated about college! Not now :p But I've been practicing problems for exam too here! I'm lucky my teachers are just as excited as me in discussing all that problems.

Oh God, I do miss bubur ayam and nasi Padang! -___- I'm tired of sandwiches, hahah --" #random

Seems like I'm growing and growing up everyday. Last month I felt so melancholic, afraid of going back home.. But now I think I'm ready. Thou adjusting with the weather which is getting warmer (despite thunderstorm that happened twice this week) is kinda hard for me (i hate hot even before I came here!), it is what it is! Spring break is coming next week, but I'm not that excited because i don't have any plan -___- I wish I could go with Arya-Eki-Zia traveling in northeast - i need to wait til my hostfam came home from vacation to ask for permission. World seems so unfair.. when I have spring break all my friends are struggling for passing national exam :( Good luck dearest friends! I do wish we could graduate together.. Throw away all our uniforms together. I wanna sing for our graduation too (well I'm part of y'all! I'm always be) if I had gone home in on May.. I just can say good luck and I'll mention y'all in my prayers :) For 12 IPA 1, thank you for amazing farewell for me! :') (the thing is i don't think I wanna y'all to come to the airport coz i don't wanna hear any comments like: "fat" and "dark" -___-)

I got a lesson this week. If you let a thing go with a sincere, God will give you better things even more than what you expect! I've decided to withdraw from Miss. Asia Carolina pageant, and focus to my district competition. And guess what: I am asked to be a guest performer in the talent night! :) I never even expected that. I am also asked to sing, dance, and do some presentations in some schools. And.. Mrs. Robinson asked me if I wanted to do the senior solo in spring concert next month. Sure I'll do! I wanna song 'Time to Say Goodbye' for all of them who have made this year memorable for me.. They just makes my day! :))) Domna, my local coordinator also gives me and Shasha permission to go to my city dream where my college dream is tehre: BOSTON. I'm gonna be there after graduation! Also go to NYC, shopping time! We're comiiiinnnnggg :D

Last thing.. I just realize I've been enjoying being single for almost two years! :p I'm normal, I'm just an ordinary girl who sometimes feel like I wanna date with somebody - especially here in United States *kidding :p But it'd just make it hard for me to come here and go home.. I understand now why parents always say "later" about dating after my lil brother is starting become a teenage and fall in love! I just don't like it --" Well I'll turn 18 soon I get home and sure I'll get permission to have boyfriend from my parents - without backstreet anymore :p But why should I have one just because I wanna have a relationship status in my facebook profile? :p I will just save the best for last.. The right guy in the right time will make it right. ;) I don't run away from my past with somebody else.. no more, but I do something else instead. :) *what are you talking about, Azka? I know right :p

Gotta go shower, I'll post again tomorrow!
- Buenas noches! Thanks for visiting my blog and read my random post anyway ;)

Love, AB.

Minggu, Januari 30, 2011

Amerika
(nggak nemu judul yang menarik -_____-)

Hola!
Finally weekend.. This week seems like forever!
Mon: final test Spanish (well i exempted thou hehe :p)
Tue: make-up school
Wed: first day of 2nd semester!
Thurs: meeting with Charlotte's mayor anthony Fox, visit Queens university, and did mid-year orientation in Greek Isles (nyam! :p). Gue nyanyi loo American National Anthem buat beliau!! Finally I got the chance! :')
Fri: reg school
Not too bad right? :p But it feels so long..

Hehe anyway (i know itu ga penting buat diceritain), di pertengahan januari yang baru aja lewat, gue off school selama 10 hari gara-gara salju. (I know!) It sounds interesting buat kita yang belum pernah liat salju sebelumnya, tapi in fact it's b-o-r-i-n-g. Well, yeah the snow was fun tapi gue prefer went to school deh.. -_____- Snow is okay, tapi yang namanya es nggak banget deh. Bikin semuanya licin dan bahaya kalo ke luar rumah. Dan bodohnya gue malah nggak blogging ya waktu itu, hahah --"

Dan akhirnya udah ganti semester aja. Huhu sedih pisah sama classmates in first semester.. :'( Jadwal gue last semester asik banget, hehe. Jadwal gue sekarang.. yaa ngga bisa santai karena gue ambil English 12 sama Ap Chemistry 2 (yang karena sekelas sama anak IB, jadinya kita ngikutin materi IB minus praktikumnya yang seabrek itu, alhamdulillah --"). Tapi ya nggak papa lah, toh di Indo gue masih harus berjuang buat masuk PTN (wooy lulus SMA dulu kali Az). Gue dapet straight A's buat semua kelas, alhamdulillah.. Dan lucunya gue lulus pre-calculus dengan nilai 131, hahaha Pak ** ketawa deh --" Gara-gara gue exempted tapi tetep ambil final (which was the same thing that my teacher'd do if she were me, she said - mini me :p). Tapi emang gue lebih semangat belajar di sini, nggak tau ya kenapa.. Mungkin karena gue bisa jadi satu-satunya orang Indo yang temen-temen atau guru-guru gue kenal, gue nggak mau gambaran orang Indonesia yang mereka tau itu males atau have bad grades.

Ngomong-ngomong PTN, gue jadi bingung deh sama pemerintah. Well, gue sih setuju aja kalo SNMPTN didahuluin or SNMPTN jadi the only way to go to PTN, so semua anak kesempatannya rata. Cuma kenapa sih ngubahnya di tengah-tengah begini.. Kalo dari Juli taun kemarin kan setidaknya semuanya bisa nyiapin diri. Sadis juga ya tapi kalo dipikir-pikir; cuma ada 1 kesempatan buat masuk PTN. Kalo nggak masuk.. Ya udah bye-bye, optionnya: PTS, kerja, nunggu setaun (glek), atau.. nikah. Hahaha jangan lah ya yang terakhir ini mah. Mana pake acara UN-in agama di angkatan gue ntar lagi, udah gitu UN jadi prasyarat PTN.. *prasyarat boleh, tapi kalo SNMPTN dihapus jadinya digabung ke UN gue nolak mentah-mentah deh -_____- Hadeh daripada pusing ikhtiar aja lah ya sekarang mah.

Gue ambil current events juga semester ini, yang gue drop last semester karena gue mau ambil chorus yang merupakan AB class (for a whole year)--", awalnya bete karena muridnya sekelas banyak (lupa kali di Indo sekelas 40 anak), tapi nggak nyesel deh hehe. Selain pendapat gue di kelas ini bakal didenger banget (secara dari different point of view), gue juga belajar banyak. :)

Dan kemaren gue nonton dokumenter soal violence di Amerika. Di negara Paman Sam ini hak untuk barearms (melindungi diri dengan senjata) emang ada di konstitusi. rata-rata orang jawab kalo punya senjata itu "untuk melindungi diri". Tapi coba deh liat nggak di berita di koran atau TV.. setiap hari selalu aja ada accident gara-gara senjata api. Nggak disengaja maupun disengaja. Dan waktu gue ke mall, di hunting section, kita bisa dengan mudahnya beli senjata. banyak banget cowok-cowok yang liat-liat senjata dengan penuh minta, nyeh. Walau gue tau butuh permit yang nggak gampang juga dapetinnya, it shows how easy it is to get weapon here.. Setting film dokumenter otu nggak cuma di Amrik, tapi juga ke negara tetangganya di utara: Kanada. Well, di Kanada kehidupannya beda jauh banget sama US. Padahal mereka sama-sama suka senjata juga kok, but people don't use it.

Tapi kalo dipikir-pikir emang susah buat menemukan alasannya. Kenapa? Rasisme, ekonomi? Kalo orang jawab punya senjata alasannya buat melindungi diri, asalnya dari ketakutan kan. Kalau semua ortu begitu otomatis pola pikir anak-anak pun bakal jadi kayak gitu, ya nggak? Senjata api bukan alasan bukan menyelesaikan masalah.. Salah satu orang di Kanada yang diinterview bilang: "Orang di sini lebih memilih negosiasi, kalau di US banyak orang yang mengeluarkan senjata tanpa berpikir dahulu." Di Amerika masalah rasisme memang masih jadi issue walaupun segregasi hitam-putih emang udah lama banget.. Masalah ekonomi juga bisa faktor pemicu (walau yah semiskin-miskinnya di sini di Indonesia banyak yang lebih mengenaskan).

Jadi Amerika pun nggak sempurna dalam kenyataannya. Tapi kenapa orang-orang kita banyak yang lebih bangga dengan gaya kebarat-baratan? Produk Indonesia banyak juga malah di sini; dan harganya berkali-kali lipat. Pernah gue liat baju "made in indonesia" yang harganya amit-amit.. It's sad remembering buruh-buruh kita salarynya cuma seperberapanya kali gue ngga tau.

Haha jadi random gini --" Gitu deh ntar gue nulis lagi.
Anyway selamat berakhir pekan! :)

AB

Jumat, Januari 21, 2011

Just a Piece of Words

I used to be a little girl. Actually smart, but sometimes naive and stupid.
Actually childish, but felt so sure that she was so mature.
Always tried to look wise and tough, when actually so fragile.
So small, but always thought she could conquer the world.

And as the time goes by,
I learn more about life.
About love.
About forgiveness.
About future.
And about who I am.

I know I could not change anything in the past, even just reach that time back.
But I know I can always make a change.. so do other people in my life.
I can make today better and always make the best in tomorrow.
No more regret, neither cry..

And I will say, "I'm growing up."


AB

Kamis, Desember 09, 2010

2011~

Happy New Yeaarrr!! :D
And another year has already passed. I have no idea why time is going so fast and become faster and faster every year. Looking back to my resolutions.. not bad lah. Kalo gue pikir-pikir gue emang rada lebay gitu bikin resolusi (read: too perfectionist). Kerasa banget my exchange year ini banyak menempa gue; salah satunya belajar buat MENERIMA. Hal sepele yang dampaknya luar biasa! Like my dad said: "Enjoy your time there, being excellent doesn't have to be perfect!" That's a sentence that remains in my mind. Every single seconds I remember. Hasilnya? Bukan cuma membersihkan hati dari rasa iri walau secuil, tapi juga lebih banyak bersyukur dan memaafkan.. :))

Well, maaf ngelantur. Anyway, it's been almost 5 months here, feel so yesterday I came here! I wish I can get at least one big achievement during my stay here. Feel so weird like I don't wanna go back home, but I really want to. I know it's weird.. but yah I'm just trying to say what I'm feeling right now. I had a perfect christmas; my first and perhaps last..? i don't know. I watched christmas concert with my local coordinator and her family, also my exchange friend from Turkey. I met Manado family there! hehe. I also went to Biltmore house with my Renassaince Club (grup khusus buat anak-anak dengan grade bagus heheh :p). Pertama kalinya gue kedinginan di sini sampe jari-jari gue sakit -_____- Ada plan mau ski loh bulan depan! asyik asyik :p Gue juga diwawancara sama koran lo hehe :p Dan gue kepilih jadi salah satu solois di christmas concert sekolah. Aduh rasanya terharu banget *loh?* waktu turun panggung dipeluk banyak orang..

Liburan ini gue pergi ke Florida with the Weezorak and (AGAIN) Shasha, sebelumnya ngerayain early christmas saa The Dawson; ke Tony's ice cream and saw lights in Mcadenville! :)) Kita ke Disneyworld, subhanallah berasa jadi kaya anak kecil lagi! Bener-bener kaya mimpi gueee.. Kita ke Magic Kingdom, sayang banget nggak sempet ke Epcot lain kali deh hehe. Amiin. Tita Shasha, Tito Sonny, Nanay, dan Keith juga baik.. (relativesnya mom Maria di FL) Feeling so thankful lah, walau ada juga yang gue gagal, tapi kan itu tadi.. belajar untuk menerima. We get some, loose some. Namanya juga hidup ngga sempurna hehe.

Mau curcol nih.. adaptasi sama cold weather in the beginning was really challanging me. Dan sekarang gue udah mulai terbiasa sama dingin (bahayaaaa ini pulang-pulang huhu). Second is saving money. ya allah susahnya amit-amit nabung di sini.. Gue kira monthly stipend $125 sebulan itu banyak, gue kira gue bisa nabung dan jadi kaya pas pulang. Ternyata? Boro-boro, zzz -_________-

Aduh jadi meracau nggak jelas gue, too much eating candy i guess hahah --"
Doakan saya yaa taun ini, semoga lebih baik dari kemarin. Alhamdulillah untuk semua hal baik dan ujian di 2010, semoga semuanya jadi kenangan dan pelajaran yang baik untuk saya ke depannya. my exchange year bener-bener mengubah gue.. ke sisi positif pastinya. Amiinn lah. :)

How about you? Gimana kamu memaknai tahun baru? :D
Gue sih cuma nonton TV semalem sama Mom and hostsister gue hehe :p

Selasa, Juli 13, 2010

Senang Sekaligus Sedih :)(


"Satu kaki gue ingin mulai melangkah, tapi kaki lain rasanya ingin bertahan di sini. Stuck di sini dan yah.. seperti ini saja. Ada di sini bersama orang-orang yang gue sayang, zona aman gue.."

Tapi kalo gini terus gue nggak akan maju-maju kan..? Coba gue merenung, berpikir, menelaah kembali apa tujuan gue mengambil keputusan buat ikut AFS. Coba-coba..? Iseng..? Yah ngga bisa dibilang gitu juga sih. Mungkin juga karena bokap gue seorang returnee (alumni) AFS juga jadi gue termotivasi denger pengalaman beliau yang manfaatnya terasa sampe sekarang. Walau gue sempet takut juga karena di sana bakal sendirian.. Gue masih inget doa gue waktu itu, "Ya Allah, kalau memang pergi jalan yang terbaik.. mudahkan jalan saya.."

Well, and here I am. Inget banget dulu masih masa-masa H2C nunggu surat putih berlogo "Bina Antarbudaya". Can't believe kalo gue sekarang udah di akhir masa penantian gue. Jadwal udah diberikan, dan segala sesuatu rasanya terasa hectic kareena waktu yang larinya ngebut. Packing heboh. Keluarga dan temen-temen udah nanya-nanyain farewell. How do i feel? Masih speecchless. Gue seneng, BANGET. Mau nangis saking senengnya. Tapi gue juga sedih melihat kenyataan temen-temen gue ada yang ngga pergi.. Temen-temen yang udah berusaha sejauh ini.. Mungkin gue ngga akan pernah ngerti perasaan mereka tapi gue tau Allah tau yang terbaik.. Cheer up yaa teman-teman! Gue cuma bisa bilang gue sayang kaliaaann.. :) Buat adik-adik yang lagi nunggu surat tahap 3, semangat yaa! ;)

Huhu rasanya kurang waktu buat sama-sama mama, papa, Ufal dulu.. Udah deket-deket hari H gini gue jadi males ke mana-mana, bawaannya homesick duluan :p apalagi denger lagu Home sama Leaving on a Jet Plane huhu.. Satu hal yang gue sadari dengan membuka mata gue lebar-lebar adalah ternyata banyak sekali yang sayang dan peduli sama gue.. menghargai gue for everything I am. :) Masa depan gue terbentang cerah and TOTALLY MINE! Keluarga dan temen-temen gue ngga sebanding dengan apapun! Gue bener-bener bersyukur punya kalian semuaa.. :)

Rasanya kalau gue mau mengucap syukur ngga akan ada habisnya.. Se-ngga-akan-habisnya kasih sayang Allah :) tapi gue berterima kasih yang tiada terhingga untuk kedua orangtua gue dan adik gue, harta termahal gue, gue janji akan selalu melakukan yang terbaik untuk kalian.. Juga temen-temen gue yang selalu ada, terima kasih buat membuat gue merasa "ada" dan "dibutuhkan".. :) Buat guru-guru gue dan semua pihak pokoknyaa.. Buat yang bilang gue cewek "beda", tegas dan punya pendirian, terima kasih. :)

Haha udahan ah jadi melankolis gini, thanks to thanks to-nya ntar deh kalo udah bener-bener berangkat. :)
Sekali lagi minta doanya yaa semoga semua lancar..

Gue ingin berangkat dengan mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu, dan sekembalinya dari sana.. senyum dengan membawa sejuta pengalaman baru (bukan berat badan baru yang melebar ke samping pastinya hahah --"). Ngga selalu senang emang, yah namanya juga hidup di dunia bukan surga hehe. :p

"Goodbye my past, welcome my bright future.. Hope this is the first step for a new beginning!"

Oh ya, kenapa semua cerita tentang AFS gue kemaren-kemaren gue masukin ke label "masa depan dan cita-cita", itu karena gue ngerasa ngga afdol aja nulis label AFS kalo gue belum bener-bener dapet kepastian berangkat. Semoga benar-benar berangkat yaa Agustus nanti! Amiin. Ciao! :D

AB

Senin, Juli 05, 2010

I Just Can't Believe It


Well, i don't know but seeing calendar made me really shock last night. I just came back from Bogor and read a letter from Binabud about orientation. It's only 24 days left. I'll have orientation and language orientation camp at July 29th until the departure at August 7th. Means i won't go home and meet my family and friends only before i board at the airport. The flight will be at 7.00 P.M, by Lufthansa Airlines (Germany, my dad said).

The letter also told me so many things that i should prepare and do, like buying handycrafts, traditional clothes, and learn some traditional talent. I can sing and playing music, and I start to learn Piring dance this week. I also must create a presentation to promote Indonesia and an essay about leadership. I'm sure these last weeks will be so busy, so i really keep my health. I'll do fasting start from August 9th, and i know won't be easy..

I don't understand how to explain if you ask me what i'm feeling now, i've been crazy with these all feelings, happy-sad, excited-anxious, challanged-afraid.. I have no idea how it'll be. Lil' bit worry because i still don't know yet where I will live, what kind of family and school i will stay with, how the state, the culture, the people is.. I'll miss my family and friends so much. But I don't wanna expect anything. I just hope i'll stay in a warm family and in a great place. I'm sure if i always be kind to people, people 'll be kind to me. :)

Well, i hope i'll get my placement soon, i can adjust myself sorrounding new culture and learn so many things there. And after all, I really thank God for everythin It gives to me.. Praise to Allah SWT, alhamdulillah. :)

Senin, April 05, 2010

Bukan "Saya nggak akan...." Tapi "Saya akan...."


Saya nggak akan mengeluh.
Saya nggak akan putus asa.
Saya nggak mau menyesali apa yang terjadi.
Saya nggak mau menyerah!

Saya akan sabar.
Saya akan mencoba lagi dan lagi dan lagi...
Saya akan selalu bersyukur.
Saya akan terus berjuang!


AB.

Minggu, Maret 14, 2010

AFS dan Badan yang Mau Rontok


Suday Afternoon.. :]

Hemm, baru aja kelar download attachment naskah film nih. Jadi ceritanya kelas 11 ada tugas bikin film. Sayangnya semua anggota kelompok HARUS ikut berperan. Padahal tadinya gue mau bikin naskah aja.. :( Mulai depan udah mulai syuting. Heuh, ini sih roman-romannya libur UN ngga bisa jalan-jalan. -,-

Banyak banget kegiatan gue sekarang-sekarang ini, rasanya badan gue asli mau rontok! Sakit semua. kayanya sih gara-gara Kamis-Jumat gue olahraga terus nonstop. Sekolah, panitia ini-itu, kegiatan macem-macem, AFS, dan lainnya. Tapi gue seneng sibuk begini, daripada gue punya banyak waktu buat bengong. Atau ngelakuin hal-hal ngga penting. :] 

Kemaren gue ke Limau, nyerahin berkas. Gue jadi teringat pertama kali gue dateng ke sana. Gue inget banget waktu itu ujan, gue nenteng-nenteng formulir sama berkas-berkas lain buat dapetin kartu peserta. Dan.. Suddenly gue sadar itu sudah hampir setahun yang lalu! Wow, ke mana larinya waktu ya? Tapi gue bersyukur banget pernah ikut program ini. Sekalipun gue belum berangkat, gue udah dapetin bnyak bgt manfaatnya. Kenal banyak orang yang bagi gue luar biasa, dapet pengalaman yang belum tentu dimiliki orang lain.. Suka dukanya, perjuangannya buat sampai ke titik ini, rasanya ngga ternilai deh. So, gue rekomendasiin banget buat kalian yang masih kelas X, buat ikutan program ini (berhubung bulan depan pendaftaran udah dibuka). Lo ngga akan nyesel. Jangan dengerin orang-orang yang bilang kalo ikutan student exchange cuma buang-buang waktu setahun. Jangan merasa ngga mampu, just TRY.

Oh ya, mau cerita nih, masa waktu malem Jumat paspor gue ilang, jatoh di jalan. Padahal paling lambat dikumpulin hari ini. Ceritanya mau difotokopi sama papa. Aduh rusuh abis deh. Sampe kaya orang bego gue nyusurin jalan sama mama, papa, Ufal pake senter. Tapi guenya ngga tau kenapa tenang-tenang aja. Walau agak kesel sama si papa dan ngeluh juga, "Ya Allah kenapa sih mau ke Amerika aja cobaannya banyak banget..". Tapi yah gue cuma minta diridhoin pergi ke sana, itu aja. Dan gue tidur. Alhamdulillah doa gue didenger! Pas gue lagi tidur gue dibangunin sama papa, ada orang yang dateng mau balikin paspor gue! Ya Allah, dari pengalaman ini gue belajar pokoknya, tentang keikhlasan, kebaikan.. Gue makasih banget deh sama suami-istri itu, walau gue ngga kenal, tapi mereka gimanapun punya andil juga bantuin gue buat pergi ke sana, hehe. :]


Banyak pelajaran yang gue ambil dari kejadian-kejadian dua minggu terakhir ini. Di sekolah, di rumah, di mana-mana.. Semuanya menyadarkan gue untuk lebih banyak bersyukur, merenung, dan berusaha lebih baik setiap hari. Gue juga jadi sadar mana orang yang bisa disebut bener-bener temen dan yang bukan. Mana orang-orang yang bisa disebut keluarga. Mana orang yang bener-bener baik dan yang ngga. Gue mau berusaha selalu jadi orang baik, supaya guepun dikasih orang-orang terbaik di sekeliling gue.. :]


Oh ya, dua bulan lagi ada konser purwa, dan Ka Lie minta tolong gue ngelatih choir anak-anak. Haduh jadi enak. :p Itung-itung sambil latihan lah. Siapa tau gue bisa ngajar vokal sambil kuliah nanti. hehe. 

Oke, segitu dulu deh. Mau ngedit naskah terus siap-siap ke dojo nih.
Badan boleh rontok, tapi harus tetep semangat! :]

-AB-



Jumat, Februari 26, 2010

Menertawakan Kebodohan  

22.15
Tapi gue masih aja belum bisa tidur.
Sebenernya besok ada gerak jalan di sekolah, dan gue bingung mau ikut apa ngga. Siangnya gue mau pergi, dan kalau jam segini aja gue belum bisa tidur, bawaannya pasti keleyengan besok. Ngumpulnya aja jam setengah 7.

Tadi pagi gue nonton Situation Critical di NGC tentang perjuangan astronot Apollo kembali ke Bumi dari antariksa denga berkali-kali melalui kondisi kritis. Gue merenung, dan menertawakan diri sendiri yang suka ngedumel soal fisika dan kadang gue pikir ngga meaning banget gue pelajarin. Padahal fisika penting banget peranannya buat ilmu pengetahuan, apalagi soal tata surya yang ke-tanpabatas-annya selalu bikin gue takjub. Tapi gue sadar, semua keluhan yang datengnya dari diri gue cuma sekedar respon jujur karena dasarnya gue emang ngga suka fisika, cuma lagi-lagi karena tuntutan kurikulum kita yang begini adanya, harus kita terima.

Bahkan kalo lebih dipikir, lebih malesin lagi pelajaran MTK. Tapi gimanapun MTK digunakan untuk membangun logika berpikir dan bisa mendukung fisika. Juga kimia. Yang lebih parah (dan bikin gue sebel abis), orang-orang yang selalu merasa superior dengan menguasai eksak tapi menyepelekan bidang lainnya. Toh mau bahasa, seni, budaya, sejarah, kewarganegaraan, IT, sampe olahraga semuanya ilmu. Semuanya mendukung satu sama lain.

Mungkin sekarang pikiran gue mulai terbuka dalam memahami kata-kata (yang kedengerannya klise): "Nggak ada kata sia-sia dalam belajar." Percaya atau ngga, semuanya bermanfaat dan saling mendukung. Gue harus ngerubah sifat gue yang suka ngeluh ini nih. Gimanapun, karena kita semua dituntut untuk mempelajari pelajarn sepaket-sepaket, gue mau berusaha keras mencintai semuanya. Soalnya kalo ngga dimulai dari suka dulu ngga bakal bisa deh.

Bokap gue bilang, dari 6,5 milyar penduduk bumi ini yang muncul ke permukaan untuk ilmu pengetahuan mungkin cuma ribuan. Malah banyak yang jadi sampah masyarakat aja. Sungguh hidup yang sia-sia. Ngeliat orang-orang yang udah menyumbangkan otak sebut saja se-su-a-tu untuk dunia, gue ngerasa ngga guna banget. Yah, mudah-mudahan niat gue buat "melakukan sesuatu" aja udah bisa membedakan gue dari orang-orang yang hidup tanpa tujuan seperti kebanyakan anak jaman sekarang. 

Kebodohan kedua yang gue ketawain dari diri gue sendiri,  gue cape-cape membenci dan mikirin mantan sahabat gue tersayang (baca posting gue sebelumnya). Ngga diniatin, tapi kadang kepikiran juga. Ah, susah banget emang melupakan. Mudah-mudahan balesannya dari Allah aja.


Kebodohan ketiga, sadar nggak sadar, manusia suka lupa bersyukur. Gue harus inget-inget lagi kapan terakhir kali gue bersyukur. Balik ke poin pertama tadi, kayaknya gue lebih sering ngeluh. Aduduh. Astagfirullahal'adziimm.

Kita dilahirkan dengan kelebihan yang berbeda untuk saling melengkapi, so there's no reason to be an ordinary one! :)


Oh ya, tadi gue renang rutin seperti biasa. Dan ada anak kecil yang (yah gue emang SKSD main ngobrol aja sama bocah-bocah di kolam) nanya ke gue, "Kakak agamanya apa?", dengan tatapan yang sedikit menyidik. "Islam." Gue jawab. 
Trus giliran kakaknya, "Ras?"
"Indonesia." Gue jawab. "Kita semua kan orang Indonesia, jadi kita satu. Semuanya sama aja." Gue jawab sediplomatis mungkin.
Tapi si anak itu kekeuh nanyain soal ras. Ampuuunn.

Heran deh, anak kecil aja kok rasis amat. Jujur aja, gue kurang suka sama orangtua yang mendidik anaknya buat membeda-bedakan kayak gitu. Apalagi masalah agama. Ya ampun, semua juga tau Indonesia itu sangat heterogen. Islam, katolik, protestan, hindu, buddha, kong hu cu, belum lagi, aliran-alirannya yang udah macem-macem. Ada juga yang sebenernya atheis, dan nama agamanya cuma di KTP aja.


Ngapain sih kita milah-milah temen berdasar agama atau ras? Asli ngga penting. Apalagi ngedoktrin anak sejak kecil untuk bergaul hanya dengan kelompok tertentu aja. Ya ampuuunn. Yang parah soal agama. Emang susah ya mempelajari agama sendiri, mencari kebenaran di dalamnya tanpa harus menjelek-jelekkan agama lain? Boleh aja semua hal di dunia ini baik, tapi yang namanya kebenaran ngga mungkin lebih dari satu, kan? Masalah belief itu kan hak setiap orang. Gue sih pada dasarnya menghargai aja apapun keyakinan orang.

Ras atau suku juga, ya udah sih gue Sunda, si ini Padang, si ono Jawa, si itu Batak, so what?? Ngga penting banget dibeda-bedain! Kita semua sama aja..


-AB-

Senin, Januari 04, 2010

Because We are The Champion


Ketika melihat orang-orang yang sukses, ada di puncak kebanggaan atas perjuangannya, decak kagum seakan terlontar keluar tanpa terasa.

Ketika melihat orangtua yang memanjakan anaknya dengan harta yang berkelimpahan, mungkin sebagian berandai memiliki keluarga dengan kondisi ekonomi yang sama.
Ketika melihat orang yang dicintai dan dibanggakan karena segala kelebihannya, mata menatap cemburu dengan hati iri.
Ketika melihat seseorang mampu bersanding dengan orang yang dicintainya, rasanya hati ingin sepertinya.

Tapi apa kalian tahu?

Sesungguhnya mereka yang mampu tetap mendukung orang lain yang sukses, kemudian bangkit kembali menuju puncak adalah orang-orang yang menang?
Orangtua yang memanjakan anak-anaknya dengan kasih sayang adalah harta termahal yang tidak ternilai?
Mereka yang mampu menjadikan orang lain sebagai motivasi dan berusaha menjadi lebih baik dengan selalu menjadi diri sendiri adalah orang yang mencintai diri sendiri dan selalu bersyukur?
Dan mereka yang mampu tetap tersenyum dan berdiri tegak menatap orang yang mereka cintai bersama orang lain, dengan mengirimkan doa yang selalu menyertai adalah orang-orang yang berhati tulus?

Sesungguhnya semua orang adalah pemenang, andaikan semua orang mampu melihat kehidupan dari sudut lain dan selalu bersyukur kepada pencipta-Nya..


-AB-

Selasa, Desember 29, 2009

Segala Puji Hanya Pantas untuk-Mu... :)

Alhamdulillah.. :) Surat pengumuman seleksi YES program udah sampe ke rumah gue tadi pagi. Dan gue dinyatakan TERPILIH sebagai calon penerima beasiswa penuh ke Amerika Serikat. Beberapa temen gue udah dapet, tapi banyak juga yang belum. Semoga kami semua diberikan yang terbaik.

Seperti biasa, tercantum kata-kata "belum tentu semua kandidat dapat diberangkatkan. Seperti yang biasa kami katakan bahwa adik dinyatakan benar-benar berangkat setelah duduk di dalam pesawat." di surat dari YBA. What a loooonnngggg journey!

Masih ada seleksi di AFS USA. Masih harus nyocokin hostfam. Masih harus ngurus visa. Masih harus orie. Masih harus melewati satu semester. Tapi gue bakal selalu optimis. Sekarang gue cuma bisa berdoa dan menunggu.

However, this is really surprising me. What a wonderful gift in this (almost) new year! :) Now I'm ready to move, welcome a new year, a new beginning, a new me! Hope we can get new spirit in this new beginning..

Allah never leaves us..

-AB-

Sabtu, Desember 26, 2009

Resolusi Tahun 2010


1. Tentang agama. Gue mau lebih rajin ibadah, dan mendalami Al-Quran. :)
Insya Allah. Amiin.




2. Mengontrol emosi dan mood, supaya lebih fokus. :)

3. Mau serius belajar. Terutama pelajaran-pelajaran yang ngga terlalu gue kuasai.. Belajar prioritas nomor 1 pokoknya!




4.  Mau lebih sering ikutan lomba nyanyi, manggung, ikut choir lagi.. :)



5. Mau serius nulis dan rutin ngirim cerpen. Kalau bisa sih nulis novel, hehe.

6. Menyempatkan diri buat megang gitar, piano, olahraga setiap hari.
 

7. Mengatur pola makan, pola tidur, pokoknya manajemen waktu lebih baik! 

8. Mau serius belajar TOEFL sama papa.

9. Lulus seleksi YES year program 2010-2011 dan berangkat ke Amerika Agustus nanti.. Amiin. :) Kalau (amit-amit) ngga lulus, lulus audisi GBN!




10. Semoga bisa membuat E-Party yang sukses, BTS dan perpisahan yang memorable buat kelas 12, memajukan voice SMAN1TRA. :)

11. Selalu optimis, bersyukur, dan ngga iri sama orang lain.  

Amiin ya Rabbal 'Alamiiin.. Semoga bisa bener-bener terlaksana. :)
Semangat di tahun yang baru Azkaaaaaaa!!!


-AB-